Assalamualaikum WR.WB "Salam Damai"

Jumat, 07 Desember 2012

Pohon Kurma Untuk Masa Depan

Pohon Kurma Untuk Masa Depan
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Suatu hari, Raja Persia berjalan-jalan, meninjau wilayah kekuasaannya. Di tengah Raja menjalankan kebiasaannya itu, ia melihat seorang kakek tua tengah menanam bibit pohon kurma. Ia heran dengan apa yang dilakukan kakek itu.

Pikir sang raja, “Bagaimana ia nanti akan menikmati hasil yang ditanam, sedangkan ia sendiri sudah tua renta?”

Ra
ja pun menegur kakek itu dan bertanya, “Wahai kakek, apakah engkau bermaksud akan menuai hasil dari apa yang engkau tanam ini? Engkau tahu, pohon kurma ini tak akan berbuah setelah beberapa tahun kemudian.”

Setelah memberi hormat kepada raja yang menegurnya, kakek tua itu menjawab, “Wahai Raja yang agung, paduka tentu mengetahui bahwa orang yang hidup sebelum kita telah menanam pohon kurma yang kita tuai hasilnya sekarang ini. Dengan demikian, mengapa kita tak menanam bibit pohon kurma agar generasi kita nanti akan dapat menuai hasilnya?”

Sang raja terkejut dengan jawaban kakek tua itu, tapi ia membenarkan dan menyetujui apa yang dikatakannya. Raja pun memberinya hadiah sekantong uang.

Kakek tua menerimanya dan berkata, “Wahai raja yang mulia, alangkah cepatnya benih pohon kurma yang hamba tanam ini berbuah!”

Raja Persia itu tak menyangka mendapat jawaban seperti itu dari Sang Kakek. Raja berkata, “Benar apa yang engkau katakan Kek.” Kemudian ia mengambil sekantong uang yang lain untuk diberikan lagi kepadanya.

Kakek menerimanya dan berkata, “Wahai Raja yang agung, yang paling menakjubkan adalah pohon kurma itu akan telah berbuah dua kali dalam satu tahun seperti halnya dua kantong uang yang paduka berikan pada hamba.” Raja itu semakin kagum dan memberi lagi sekantong uang kepadanya.

Kemudian keduanya ngobrol dengan asyik. Sang raja menanyakan mengenai pertanian, sang kakek pun menjawab seakan-akan kakek tersebut telah bertani sejak dia masih kecil. Keduanya terus-menerus ngobrol sehingga tanpa terasa matahari pun mulai terbenam. Maka sang raja pun bersiap-siap untuk pergi dan sebelumnya dia berdoa agar kakek tersebut berumur panjang dan dia dapat bertemu kembali dengannya.

Sahabat...

Selagi kita masih hidup, jadikanlah hidup kita ini menjadi berguna dan berharga bagi orang lain. Karena pada dasarnya penghargaan itu pada akhirnya akan kembali kepada kita meski bukan dalam bentuk yang kita niatkan sebelumnya.

Semoga bermanfaat,

Sumber : Alifmagz, ramadan.detik.com

♥ Dewasalah!

♥ Dewasalah! (Hikmah Bersikap dewasa)
♥ Dewasalah!
Jgn biarkan pengalaman pergi berlalu tanpa manfaat yg dapat kita petik!

♥ Bersabarlah !
Tak ada yg abadi !
setelah kesempitan akan ada kelapangan !

♥ Ingatlah !
Setelah kelapangan akan ada kesempitan !
♥ Tenanglah !
Ketenangan akan membuka pikiran yg buntu !

♥ Tersenyumlah !
Senyum tanda keikhlasan !

♥ Ikhlas-lah !
Karena Tak ada yg sia-sia ! “Menghibur hati artinya…♥
Tidak membiarkan hati merana, berduka, & bersedih dgn masalah2 Duniawi , yg takkan usai hingga akhir hayat nanti.”

Kamis, 06 Desember 2012

...TIPS LANGGENGNYA PASANGAN...

...TIPS LANGGENGNYA PASANGAN...
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...Menikah adalah komitmen, terikat hanya dengan satu orang sebagai pasangan untuk seumur hidup. Ini yang membuat banyak orang berpikir, jika sudah menikah, sisi menarik kehidupan
pun memudar.

Padahal, ada banyak cara yang bisa dicoba agar anda berdua bisa tetap menjadi pasangan yang kuat dan dengan begitu bisa mengantisipasi masa-masa sulit sehingga hidup pun tak tampak begitu “kelabu” lagi.

Anggaplah perkawinan sebagai satu perjalanan, tapi yang ini berupa perjalanan yang berlangsung seumur hidup. Untuk itu, bersiap-siaplah layaknya anda siap-siap waktu mau mengadakan perjalanan jauh. Segalanya jadi lebih mudah, kan, jika lebih dulu di persiapkan ?

Sebenarnya dasar-dasar pemikiran perkawinan cukup mudah, kok. Yaitu berbagi pandangan tentang keluarga, basis ekonomi, dan seabreg humor. Tentu saja anda juga akan memerlukan seksualitas, spiritual, dan moral. Juga satu hal yang tak bakal lupa dibawa sebanyak mungkin adalah cinta kasih supaya “tak kehabisan bensin” di tengah jalan.

Baru sesudah itu, diperlukan sejumlah kiat agar anda dan suami sama-sama kuat dan pandai dalam menghadapi masa-masa krisis, yang pasti ada di setiap perkawinan.

Nah, setelah daftar keperluan sudah ada, kini anda bisa berkemas dengan dua cara yang bijaksana: membawa kedua sifat dan kepribadian masing-masing untuk mempertahankan bahtera perkawinan jika di hantam badai konflik dan juga sikap yang dapat membuat perjalanan perkawinan tetap menarik.

Ketika muncul konflik, kedua belah pihaak biasanya cendrung emosional, disaat justru harusnya berfikir rasional. Nah,kalau ingin berkemas dengan tepat, berarti juga harus membawa tiga sikap yang mempermudah diskusi tiap kali ada konflik.

Yang pertama
Adalah pertemuan dengan pasangan. Bukan sekedar bertemu sebentar di meja makan, lo. Tapi lebih mirip meeting sungguhan. Lakukan secara teratur sehingga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif mencari solusi.

Yang penting, anda dan suami dapat membahas segala permasalahan keluarga, tanpa diganggu anak-anak, televisi, dan lain-lain.

Pembicaraan santai serupa biasanya sangat manjur untuk menyelesaikan segala problem karena dapat menghilangkan suasana emosinal. Debat kusir percuma pun dapat dihindari. Tak berarti tiap kali pertemuan, harus selalu ada masalah baru untuk dibahas, tapi bisa juga berupa ngobrol biasa, atau melanjutkan bahasan pertemuan sebelumnya.

Acara rutin begini dapat membuat anda sadar, betapa sebenarnya anda berdua tengah mengolah sebuah ”perusahaan” yang sangat rumit. Sayangnya, inilah kenyataan yang sering terluput dari perhatian karena kesibukan sehari-hari.

Yang kedua
adalah gaya atau cara berkomunikasi. Bagaimana cara anda membahas masah-masalah perkawinan, terkadang jauh lebih penting dari apa yang anda ucapkan. Contohnya gantilah kata ”kamu” dengan ”saya”, untuk menghindari kalimat yang seolah bermaksud sekadar mencari kambing hitam.

“Saya jadi kawatir kalau kamu pulang terlambat dan tidak telepon kerumah”. Itu, kan, kedengarannya lebih enak dari pada kalimat tajam semisal, “kamu, kok, nggak tanggung jawab, sih ?“. “Kalau telat pulang, telepon, dong !”

Akhirnya, cobalah juga untuk menciptakan atmosfir fisik dan verbal yang sehat. Artinya, jangan sampai pernah ada bentuk pelecehan diantara anda. Baik yang langsung secara fisik maupun verbal yang berupa kata-kata menusuk. Coba, deh, renungkan, pernahkah satu masalah benar-benar tuntas dengan cara memecahkan perabot rumah ?

Nah, dengan mencoba trik di atas, dijamin bahtera perkawinan anda siap melewati badai yang seperti apa pun. Selain itu ada 7 Tips Langgeng nya pasangan yang dapat di terapkan … Insya Allah

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

... PEREMPUAN DAN LAKI - LAKI ...

... PEREMPUAN DAN LAKI - LAKI ...
Bismillahir-Rah manir-Rahim ..

PEREMPUAN adalah…

1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak-anakmu.. walau dengan penuh rasa sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kau sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan ia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kau mnyakitinya, ia tetap berada disampingmu..

Sedangkan LAKI-LAKI adalah…

1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pada saat kau sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.

Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan-perbe daan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain, dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.

Hidup itu singkat.. terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran. Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu, dan mengisi hari-hari kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar setiap harinya?

Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti .. ? ..